Mimpiku sederhana, yaitu membuat kalian bahagia. Tapi aku sadar, aku hanya manusia biasa. Manusia yang tak luput dari dosa. Jadi cukup orang terdekat dan mereka yang sayang denganku saja :)
Malu Walau Menyapa
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Yaa itu yang aku rasakan sekarang. Bagaimana dengan mu? Sampai mana kamu berubah? Semoga tambah baik yaa. Aamiin
Kenapa aku suka hujan? Karena.... Hujan pertama kali ini aku jalani bersama pasukan bahagia dan bigbos kami. Yaa... hari Sabtu kemarin kami mengikuti lomba mendongeng di Rumah Baca Sangkrah, Solo. Aku terkagum dengan keadaan rumah baca ini, bagaimana tidak? Dinding utamanya penuh dengan mural, buku-bukunya tertata rapi. Benar-benar idaman... besuk kalo TBM Jendela Pustaka udah punya markas tetap bakal digituin juga kok. InsyaAllah.. bantu do'a yaa 😌 Benar, hujan itu berkah. Bersamaan dengan dibawanya trofi pertama kami, Allah menurunkan hujan. Setelah lomba usai, aku mengeluh "Panas banget," tapi emang bener Solo panas kalo siang 😂😥 dan si bigbos ngajak ke Taman Balekambang buat ngadem sekalian refresh pasukan bahagia. Kebetulan Rumah Baca Tirai Ilmu juga kesana. Walaupun mereka akhirnya pulang duluan 😐 Nah, di Taman Balekambang kita makan siang dulu, terus ke Taman Reptil. Seru juga disana ada burung kakak tua yang bisa bicara 😃 sejujurnya mudah nyenengin...
Senin, 27 November 2017. Aku membaca pesan WA dari Veno di grup kelas. Dia mengabari bahwa teman kami, Abiyogas telah berpulang ke Rahmatullah. Yogas, panggilan akrabnya. Pertama aku masuk kelas 1C seperti tidak ada yang salah dari dia. Jasadnya terlihat bugar. Tapi baru ku tahu dipertengah semester, ternyata dia sakit jantung. Penyakitnya bawaan dari lahir. Aku tak punya banyak kenangan bersama dia. Kenangan itu bisa dihitung dengan jari. Aku berusaha akrab dengan semua temanku, walapun tidak semua bisa. Saat menuruni tangga Laboratorium kebetulan aku berjalan berdampingan dengannya. Aku memulai pembicaraan. Aku memang tipe orang yang banyak bicara. Terkadang aku tidak suka suasana yang dingin. Ya, dari pembicaraan itu aku menyadari bahwa Yogas menghormatiku. Atau memang merasa aku orangnya kaku :" Yogas memang suka duduk di depan, pojok. Mungkin itu tempat favoritnya. Pernah sekali aku duduk di sampingnya ketika ulangan writing. Dia meminjam hpku karna hpnya tak ada sinyal...
Komentar
Posting Komentar