KURIKULUM IDEAL DIMATA PELAJAR
Hemmm ini sebenarnya problematika saya dulu. Ketika di penghujung masa putih abu-abu. Tapi sekarang sudah menjadi seorang mahasiswi. Alhamdulillah :)
![]() |
| edisi ke-4 |
Kurikulum
Berubah-Ubah
Kurikulum
berubah-ubah terus nih Sobat, dari kurikulum 2006 (KTSP), kurikulum 2013 (K-13),
dan kabarnya mau diganti lagi dengan kurikulum nasional. Nah, kurikulum
nasional ini murupakan penyempurnaan dari kurikulum 2013. Menurut kabar,
kementrian pendidikan dan kebudayaan berencana akan menghapus kurikulum 2013
dan mengganti dengan kurikulum nasional pada tahun 2018 mendatang.
Rois Kamaludin, siswa di kelas XII Teknik Pemesinan A SMKN 5 Solo. Siswa yang kerap disapa Rois ini, mengaku perubahan kurikulum membawa pengaruh untuk dirinya. “Berpengaruh. Karena, sistem pembelajaran berubah-berubah, sistem pengajaran pun juga berubah-ubah, begitu pula dengan sistem penilaian,” jelas Rois saat ditemui Wasis (24/1).
Rois Kamaludin, siswa di kelas XII Teknik Pemesinan A SMKN 5 Solo. Siswa yang kerap disapa Rois ini, mengaku perubahan kurikulum membawa pengaruh untuk dirinya. “Berpengaruh. Karena, sistem pembelajaran berubah-berubah, sistem pengajaran pun juga berubah-ubah, begitu pula dengan sistem penilaian,” jelas Rois saat ditemui Wasis (24/1).
Rois
mengaku sedikit tidak nyaman dengan perubahan kurikulum. “Kita dituntut lebih
bekerja keras untuk memperoleh informasi dan materi. Contohnya, guru itu
memberikan materi, tapi tidak semua materi disampaikan seluruhnya. Kita harus
mencarinya sendiri,” jelas cowok kelahiran 17 April ini. Rois mengaku tidak
terlalu peduli dengan perubahan kurikulum. “Kalau bisa, tetep aja dengan K-13.
Karena, aku sendiri sudah terbiasa,” kata Rois.
Sama
halnya Zona Fatria, siswi kelas XI Akademi Perkantoran 2 SMKN 4 Klaten. Cewek
yang akrab disapa Zona ini mengaku perubahan kurikulum ngaruh banget untuk
dirinya. “Ngaruh banget, apalagi sekarang pakai K-13 yang lebih mengacu pada
pendidikan karakter. Sedangkan, kurikulum 2006 lebih mengacu pada penguasaan
materi mapel. Cara pengajaran guru juga berubah, sehingga membuat siswa bingung
dan tidak nyaman. Apalagi kalau materi yang diajarkan tidak terlalu dikuasai siswa,”
jelas Zona saat ditemui Wasis (24/1).
“Contoh
akibat perubahan kurikulum, pastinya perubahan mata pelajaran, jam belajar juga
berubah, sistem penilaiannya pun berubah dari skala 1-100 jadi 1-4,” kata Gadis
manis yang hobi memasak ini. (Melinda Putri Herwin-Wasis)

Komentar
Posting Komentar