Terima Kasih
Kita berusia belasan saat bertemu dan berteman. Bercerita cita, cinta, dan duka. Mungkin aku hanya salah satu dari banyak kisahmu. Ya, cinta abu itu. Kisah yang mungkin pernah dirasakan sebagian besar manusia, utamanya para remaja.
Terima kasih telah hadir membawa banyak makna. Makna tersirat yang kamu ajarkan kepadaku. Sederhana memang. Tapi bermakna. Bagaimana kamu mengajarkan bagaimana menggantung mimpi dan berusaha meraihnya.
Aku tau kamu bukan manusia sempurna. Banyak orang yang membenci, mencaci, bahkan meremehkanmu. Tapi ketahuilah, kamu manusia hebat. Terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah mendidikmu dengan cara mereka sendiri.
Terima kasih mau mengenal diriku yang menyebalkan ini. Diriku yang egois dan tak tau diri. Yang bahkan terus saja rindu sampai sekarang :"
Terima kasih mau menjadi tempat mengeluh, terima kasih telah menjadi teman terbaik, kenangan itu masih ada dan menempati tempat yang sama.
-LovMel
Terima kasih telah hadir membawa banyak makna. Makna tersirat yang kamu ajarkan kepadaku. Sederhana memang. Tapi bermakna. Bagaimana kamu mengajarkan bagaimana menggantung mimpi dan berusaha meraihnya.
Aku tau kamu bukan manusia sempurna. Banyak orang yang membenci, mencaci, bahkan meremehkanmu. Tapi ketahuilah, kamu manusia hebat. Terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah mendidikmu dengan cara mereka sendiri.
Terima kasih mau mengenal diriku yang menyebalkan ini. Diriku yang egois dan tak tau diri. Yang bahkan terus saja rindu sampai sekarang :"
Terima kasih mau menjadi tempat mengeluh, terima kasih telah menjadi teman terbaik, kenangan itu masih ada dan menempati tempat yang sama.
-LovMel

Komentar
Posting Komentar